/* ============================================================
   Libertas Legal Counsel — sistem desain

   Arah diambil dari company profile firma (Libertas Legal Counsel —
   Company Profile.pdf, Agustus 2026): kertas off-white sebagai ruangan,
   hitam untuk momen tegas, nila sebagai satu-satunya aksen. Nilai
   warnanya diukur dari render 200 dpi berkas itu, bukan ditebak.

   SATU ATURAN KERAS: nila hanya pernah berada di atas latar terang.
   Di atas --hitam rasionya 1,43:1 dan gagal AA total. Aksen di blok
   gelap memakai --putih (21:1). Disiplin ini kebalikan persis dari
   palet hijau sebelumnya — di sana aksen hanya hidup di latar gelap —
   jadi setiap selector yang memakai --nila wajib berada di luar
   .blok--gelap / header / footer, dan dijaga secara struktural.

   Halaman ini dominan terang, mengikuti compro: hitam hanya dipakai
   di header, hero, dan footer. Sisanya kertas.
   ============================================================ */

/* Montserrat (judul) + DM Sans (isi) adalah pasangan yang dipakai
   compro itu sendiri — terbaca di pdffonts sebagai font yang muncul di
   setiap halaman. Keduanya variable dan hanya subset latin: 35 KB dan
   63 KB, menggantikan Spectral + Manrope. Italic tidak diunduh karena
   tidak ada satu pun teks miring di halaman ini. */
@font-face {
  font-family: "Montserrat";
  src: url("../assets/fonts/Montserrat-var.woff2") format("woff2");
  font-weight: 400 900;
  font-style: normal;
  font-display: swap;
}

@font-face {
  font-family: "DM Sans";
  src: url("../assets/fonts/DMSans-var.woff2") format("woff2");
  font-weight: 400 700;
  font-style: normal;
  font-display: swap;
}

:root {
  /* Palet — nilai yang sama dipakai tools/check.py sebagai PALETTE.
     Mengubah salah satunya tanpa yang lain membuat gerbang kontras
     melaporkan warna yang sudah tidak dipakai. */
  --hitam: #000000;        /* blok gelap: header, hero, footer; juga judul di kertas */
  --arang: #1A1A1A;        /* nada kedua di dalam blok gelap: lapisan, hover */
  --kertas: #F8F8F8;       /* off-white netral, latar terang dominan */
  --putih: #FFFFFF;        /* permukaan terangkat di atas kertas */
  --nila: #211F60;         /* satu-satunya aksen; hanya di latar terang */
  --nila-pekat: #000A70;   /* nila lebih dalam, dipakai compro untuk nama; hover */
  --abu: #545454;          /* teks sekunder di latar terang (7,13:1 di kertas) */
  --kabut: #A8A8A8;        /* teks sekunder di latar gelap (8,83:1 di hitam) */
  --garis-terang: #E3E3E3; /* garis rambut di latar terang, sama seperti compro */

  /* Garis rambut di latar gelap. Tidak memuat teks, jadi tidak tunduk
     ambang kontras — karena itu ia boleh beralpha, sementara semua
     warna teks di atas dipakai padat agar rasionya bisa diukur. */
  --garis-gelap: rgba(255, 255, 255, 0.18);

  --font-judul: "Montserrat", "Helvetica Neue", Arial, sans-serif;
  --font-isi: "DM Sans", system-ui, -apple-system, "Segoe UI", sans-serif;

  --ruang-1: 0.5rem;
  --ruang-2: 1rem;
  --ruang-3: 1.5rem;
  --ruang-4: 2.5rem;
  --ruang-5: 4rem;
  --ruang-6: 6rem;
  --ruang-7: 8rem;

  --lebar-konten: 64rem;
  --tepi: 1.25rem;
  --tinggi-header: 4rem;

  --lengkung: 2px; /* sudut nyaris tegak: berkas perkara, bukan aplikasi */
}

*, *::before, *::after { box-sizing: border-box; }

html {
  scroll-padding-top: calc(var(--tinggi-header) + 1rem);
}

@media (prefers-reduced-motion: no-preference) {
  html { scroll-behavior: smooth; }
}

body {
  margin: 0;
  font-family: var(--font-isi);
  font-size: 1.0625rem;
  line-height: 1.7;
  color: var(--hitam);
  background: var(--kertas);
  -webkit-font-smoothing: antialiased;
  text-rendering: optimizeLegibility;
  overflow-wrap: break-word;
}

/* Montserrat tebal pada ukuran besar merapat sendiri; letter-spacing
   negatif menahannya agar tidak terbaca sebagai satu blok padat. */
h1, h2, h3 {
  font-family: var(--font-judul);
  font-weight: 700;
  line-height: 1.15;
  margin: 0;
  letter-spacing: -0.02em;
}

p { margin: 0; }

img { max-width: 100%; height: auto; }

a { color: inherit; }

::selection { background: var(--nila); color: var(--putih); }

/* ---------- fokus ----------
   Default nila karena mayoritas halaman kini terang (13,83:1 di
   kertas). Di tiga tempat gelap — header, hero, footer — cincinnya
   berganti ke putih (21:1). Keduanya jauh di atas ambang 3:1
   WCAG 1.4.11. Urutannya disengaja: default lebih dulu, pengecualian
   sesudahnya. */
:focus-visible {
  outline: 2px solid var(--nila);
  outline-offset: 3px;
  border-radius: var(--lengkung);
}

.blok--gelap :focus-visible,
.situs-header :focus-visible,
.situs-footer :focus-visible {
  outline-color: var(--putih);
}

.lewati-ke-konten {
  position: absolute;
  left: var(--tepi);
  top: -10rem;
  z-index: 100;
  background: var(--nila);
  color: var(--putih);
  padding: 0.75rem 1.25rem;
  font-weight: 600;
  text-decoration: none;
  transition: top 0.2s ease;
}

.lewati-ke-konten:focus {
  top: 0.75rem;
}

/* ---------- kerangka ---------- */

.bungkus {
  width: 100%;
  max-width: var(--lebar-konten);
  margin: 0 auto;
  padding-inline: var(--tepi);
}

.blok {
  padding-block: var(--ruang-6);
  position: relative;
}

.blok--gelap {
  background: var(--hitam);
  color: var(--putih);
}

.blok--terang {
  background: var(--kertas);
  color: var(--hitam);
}

/* Dipakai bersama .blok--terang, bukan menggantikannya: hanya latarnya yang
   naik dari kertas ke putih, sementara seluruh aturan warna teks
   .blok--terang tetap berlaku. Gunanya ritme — tanpa ini enam section
   terang berurutan menjadi satu bidang tanpa batas. */
.blok--putih {
  background: var(--putih);
}

.blok--gelap p {
  color: var(--kabut);
}

/* Label/eyebrow. Di latar gelap warnanya putih; di latar terang nila —
   nila di atas hitam hanya 1,43:1. */
.label {
  font-family: var(--font-isi);
  font-size: 0.7rem;
  font-weight: 700;
  letter-spacing: 0.24em;
  text-transform: uppercase;
  margin: 0 0 var(--ruang-3);
  display: flex;
  align-items: center;
  gap: 0.75rem;
}

.label::after {
  content: "";
  flex: 1;
  height: 1px;
  max-width: 6rem;
  background: currentColor;
  opacity: 0.5;
}

.blok--gelap .label { color: var(--putih); }
.blok--terang .label { color: var(--nila); }

.judul-blok {
  font-size: clamp(2rem, 6vw, 3rem);
  font-weight: 700;
  max-width: 22ch;
}

.pengantar {
  margin-top: var(--ruang-3);
  max-width: 60ch;
}

.blok--terang .pengantar { color: var(--abu); }

/* ---------- header ---------- */

.situs-header {
  position: sticky;
  top: 0;
  z-index: 50;
  background: var(--hitam);
  border-bottom: 1px solid var(--garis-gelap);
  color: var(--putih);
}

.situs-header__isi {
  min-height: var(--tinggi-header);
  display: flex;
  align-items: center;
  gap: 0.6rem;
}

.situs-header__logo {
  display: flex;
  align-items: center;
  gap: 0.6rem;
  text-decoration: none;
  margin-right: auto;
}

/* Tinggi yang dikunci, lebar mengikuti — wordmark ini 5,7:1, dan mengunci
   lebarnya akan membuat tingginya berubah-ubah di antara ambang layar.
   1,55rem di layar sempit adalah batas bawah yang masih menyisakan ruang
   untuk pengalih bahasa dan tombol Menu di sebelahnya; di atas 30rem ia
   naik supaya baris "LEGAL COUNSEL" tetap terbaca, bukan sekadar terlihat. */
.situs-header__logo img {
  display: block;
  height: 1.55rem;
  width: auto;
}

@media (min-width: 30rem) {
  .situs-header__logo img { height: 1.85rem; }
}

.pengalih-bahasa {
  display: flex;
  border: 1px solid var(--garis-gelap);
  border-radius: var(--lengkung);
  overflow: hidden;
  flex: none;
}

.pengalih-bahasa button {
  appearance: none;
  border: 0;
  background: transparent;
  color: var(--kabut);
  font-family: var(--font-isi);
  font-size: 0.7rem;
  font-weight: 700;
  letter-spacing: 0.12em;
  padding: 0.4rem 0.55rem;
  cursor: pointer;
  transition: color 0.25s ease, background-color 0.25s ease;
}

.pengalih-bahasa button:hover { color: var(--putih); }

/* Bahasa aktif ditandai balik warna, bukan aksen: di latar hitam
   satu-satunya aksen yang lolos AA adalah putih. */
.pengalih-bahasa button[aria-pressed="true"] {
  background: var(--putih);
  color: var(--hitam);
}

/* ---------- tombol ---------- */

.tombol {
  display: inline-flex;
  align-items: center;
  justify-content: center;
  gap: 0.5rem;
  font-family: var(--font-isi);
  font-size: 0.9rem;
  font-weight: 700;
  letter-spacing: 0.02em;
  text-decoration: none;
  padding: 0.85rem 1.5rem;
  border-radius: var(--lengkung);
  border: 1px solid transparent;
  cursor: pointer;
  transition: background-color 0.25s ease, color 0.25s ease,
              border-color 0.25s ease, transform 0.25s ease;
}

/* Dua varian tombol utama, dipilih menurut latar tempatnya berdiri —
   bukan menurut selera. Di blok gelap nila tidak terbaca, jadi tombol
   di sana putih; di blok terang putih tidak terbaca, jadi tombol di
   sana nila. Nama kelasnya menyebut latar yang dituju, agar salah
   pasang terlihat langsung di HTML. */
.tombol--di-gelap {
  background: var(--putih);
  color: var(--hitam);
}

.tombol--di-gelap:hover {
  background: var(--kertas);
  transform: translateY(-2px);
}

.tombol--di-terang {
  background: var(--nila);
  color: var(--putih);
}

.tombol--di-terang:hover {
  background: var(--nila-pekat);
  transform: translateY(-2px);
}

/* Hanya dipakai di header, yang selalu hitam. */
.tombol--garis {
  border-color: var(--garis-gelap);
  color: var(--putih);
  padding: 0.5rem 0.9rem;
  font-size: 0.72rem;
  letter-spacing: 0.1em;
  text-transform: uppercase;
}

.tombol--garis:hover {
  background: var(--putih);
  color: var(--hitam);
  border-color: var(--putih);
}

.situs-header__konsultasi { display: none; }

@media (min-width: 48rem) {
  .situs-header__konsultasi { display: inline-flex; }
}

/* ---------- menu section di header (ponsel & tablet) ---------- */

.menu-tombol {
  appearance: none;
  background: transparent;
  border: 1px solid var(--garis-gelap);
  border-radius: var(--lengkung);
  color: var(--putih);
  font-family: var(--font-isi);
  font-size: 0.7rem;
  font-weight: 700;
  letter-spacing: 0.12em;
  text-transform: uppercase;
  padding: 0.45rem 0.6rem;
  display: inline-flex;
  align-items: center;
  gap: 0.45rem;
  cursor: pointer;
  flex: none;
}

.menu-tombol__garis {
  display: block;
  width: 13px;
  height: 7px;
  border-top: 1px solid currentColor;
  border-bottom: 1px solid currentColor;
  transition: transform 0.3s ease;
}

.menu-tombol[aria-expanded="true"] .menu-tombol__garis {
  transform: rotate(90deg);
}

/* --arang, bukan --hitam: panel yang warnanya sama persis dengan header
   di atasnya tidak terbaca sebagai lapisan yang terbuka. */
.menu-panel {
  position: absolute;
  left: 0;
  right: 0;
  top: 100%;
  background: var(--arang);
  border-bottom: 1px solid var(--garis-gelap);
  padding: var(--ruang-2) 0 var(--ruang-3);
  display: none;
}

.menu-panel[data-buka] { display: block; }

.menu-panel ol {
  list-style: none;
  margin: 0 0 var(--ruang-3);
  padding: 0;
}

/* Dibatasi ke ol: tanpa itu tombol Konsultasi di bawahnya ikut memakai
   huruf judul dan garis bawah daftar. */
.menu-panel ol a {
  display: flex;
  align-items: baseline;
  gap: 0.9rem;
  padding: 0.7rem 0;
  text-decoration: none;
  color: var(--putih);
  border-bottom: 1px solid var(--garis-gelap);
  font-family: var(--font-judul);
  font-weight: 600;
  font-size: 1.0625rem;
}

.menu-panel ol a .nomor {
  font-family: var(--font-isi);
  font-size: 0.66rem;
  font-weight: 700;
  letter-spacing: 0.16em;
  color: var(--kabut);
}

/* Section yang sedang dibaca ditandai di panel juga, bukan hanya di baris
   menu — pengunjung layar sempit berhak tahu posisinya. Penandanya garis
   putih tegak, sepadan dengan garis mendatar di menu header. */
.menu-panel ol a[aria-current="true"] {
  box-shadow: inset 2px 0 0 var(--putih);
  padding-left: 0.8rem;
}

.menu-panel ol a[aria-current="true"] .nomor { color: var(--putih); }

.menu-panel .tombol { width: 100%; }

@media (min-width: 48rem) {
  .menu-panel .tombol { display: none; }
}

/* ---------- menu section di header ----------
   Menu ini permintaan eksplisit firma: satu baris tautan yang membawa
   pengunjung langsung ke tiap section. Ia ada di setiap lebar layar — di
   layar sempit ia pindah ke panel di bawah header, bukan menghilang.

   Sebelumnya perannya dipegang indeks vertikal melayang di tepi kanan.
   Dibuang seluruhnya: pemiliknya sendiri harus mencari-cari di mana
   letaknya, dan ia hanya hidup di ≥1280px — perangkat yang cuma ditemui
   sebagian pengunjung lebih buruk daripada tidak ada sama sekali.

   Ambang 60rem diukur, bukan ditebak: di bawah itu kelima butir mulai
   berdesakan dengan pengalih bahasa dan tombol Konsultasi. */

.menu-utama { display: none; }

.menu-utama ul {
  list-style: none;
  margin: 0;
  padding: 0;
  display: flex;
  align-items: center;
  gap: clamp(0.75rem, 1.6vw, 1.5rem);
  position: relative;
}

.menu-utama__tautan {
  display: block;
  padding: 0.45rem 0.1rem;
  text-decoration: none;
  font-family: var(--font-isi);
  font-size: 0.76rem;
  font-weight: 700;
  letter-spacing: 0.06em;
  white-space: nowrap;
  color: var(--kabut);
  transition: color 0.25s ease;
}

.menu-utama__tautan:hover,
.menu-utama__tautan:focus-visible { color: var(--putih); }

.menu-utama__tautan[aria-current="true"] { color: var(--putih); }

/* Garis putih di bawah butir yang sedang dibaca. Lebar dan posisinya
   dipasang js/main.js dari kotak tautan aktif; tanpa JavaScript garis ini
   tidak pernah muncul dan menunya tetap berfungsi penuh. */
.menu-utama__garis {
  position: absolute;
  left: 0;
  bottom: -0.35rem;
  height: 2px;
  width: 0;
  background: var(--putih);
  opacity: 0;
  transition: transform 0.4s cubic-bezier(0.22, 0.7, 0.24, 1),
              width 0.4s cubic-bezier(0.22, 0.7, 0.24, 1),
              opacity 0.25s ease;
}

@media (min-width: 60rem) {
  .menu-utama { display: block; margin-inline: auto; }

  /* Tugas tombol Menu sudah diambil alih; panel yang kebetulan masih
     terbuka saat jendela dilebarkan ikut ditutup. */
  .menu-tombol { display: none; }
  .menu-panel[data-buka] { display: none; }
}

/* ---------- hero ---------- */

/* Satu-satunya blok hitam besar di halaman, sepadan dengan blok "FIRM
   PROFILE" di sampul compro. Header di atasnya juga hitam, jadi keduanya
   menyatu menjadi satu bidang sampai pengunjung mulai menggulir —
   itu disengaja, bukan kelalaian.

   Sebelumnya di sini ada dua sapuan radial untuk memberi "kedalaman
   ruangan". Dibandingkan berdampingan di peramban, keduanya nyaris tidak
   terbaca — dan yang sedikit terbaca justru gejala halaman produk
   perangkat lunak, bukan firma hukum. Bidang rata lebih tenang. */
.hero {
  padding-block: calc(var(--ruang-6) + 1rem) var(--ruang-6);
  position: relative;
  overflow: hidden;
}

/* Watermark monogram, meniru cara compro memakai lambang yang sama sebagai
   latar beropasitas rendah di halaman dalamnya.

   Ini pengganti foto patung keadilan yang sempat berdiri di sini. Foto itu
   dibuang: ia stok pihak ketiga berlisensi tidak jelas, dan patung keadilan
   adalah kiasan yang dipakai hampir setiap firma hukum — ia tidak mengatakan
   apa pun tentang firma ini. Lambang firma sendiri mengatakannya, dan
   haknya jelas milik klien.

   Opasitas 0,06 diukur di peramban: cukup untuk memberi kedalaman pada
   bidang hitam, terlalu tipis untuk bersaing dengan tagline. Karena ia
   ::after tanpa teks, ia tidak pernah tunduk ambang kontras. */
.hero::after {
  content: "";
  position: absolute;
  /* Tidak digeser keluar tepi: monogram yang terpotong hanya terbaca sebagai
     lengkung acak, dan watermark yang tidak dikenali sebagai lambang firma
     tidak mengerjakan apa pun. */
  right: 1.5rem;
  top: 50%;
  width: 24rem;
  height: 22rem;
  transform: translateY(-50%);
  background: url("../assets/logo/monogram-putih.png") center / contain no-repeat;
  opacity: 0.06;
  pointer-events: none;
  display: none;
}

/* Baru muncul saat ada ruang di sebelah tagline. Di bawah ambang ini ia akan
   duduk tepat di belakang teks, dan hero yang tenang berubah jadi ramai. */
@media (min-width: 60rem) {
  .hero::after { display: block; }
}

/* Lebar dikunci ke 21ch, bukan ke nilai piksel: tagline ini dua bagian
   ("Melindungi Hak," / "Menegakkan Keadilan") dan bagian kedua panjangnya
   19 karakter. Di bawah itu barisnya pecah di tengah frasa dan iramanya
   hilang; jauh di atas itu keduanya menyatu jadi satu baris terlalu lebar.

   Bobot 800 dan letter-spacing -0.032em: Montserrat pada ukuran ini
   menuntut keduanya sekaligus — tebal agar sepadan dengan judul compro,
   dirapatkan agar tidak melebar keluar 21ch. */
.hero h1 {
  font-size: clamp(2.4rem, 7vw, 4rem);
  font-weight: 800;
  line-height: 1.04;
  letter-spacing: -0.032em;
  max-width: 21ch;
  text-wrap: balance;
}

.hero__penjelas {
  margin-top: var(--ruang-3);
  max-width: 46ch;
}

.hero__aksi {
  margin-top: var(--ruang-4);
  display: flex;
  flex-wrap: wrap;
  gap: var(--ruang-2) var(--ruang-4);
  align-items: center;
}

.hero__tautan-bawah {
  font-size: 0.78rem;
  font-weight: 700;
  letter-spacing: 0.1em;
  text-transform: uppercase;
  color: var(--kabut);
  text-decoration: none;
  border-bottom: 1px solid var(--garis-gelap);
  padding-bottom: 0.2rem;
  transition: color 0.25s ease, border-color 0.25s ease;
}

.hero__tautan-bawah:hover {
  color: var(--putih);
  border-color: var(--putih);
}

/* ---------- halaman galat (404) ---------- */

/* Satu-satunya halaman selain beranda. Ia memakai bidang hitam yang sama
   seperti hero, jadi pengunjung yang tersesat tetap berada di situs yang
   sama — bukan di halaman galat generik yang terasa seperti server rusak. */
.galat {
  min-height: 100vh;
  display: flex;
  align-items: center;
}

.galat__lambang {
  display: block;
  height: 1.85rem;
  width: auto;
  margin-bottom: var(--ruang-6);
}

.galat h1 {
  font-size: clamp(2rem, 6vw, 3rem);
  font-weight: 800;
  letter-spacing: -0.03em;
  max-width: 20ch;
}

.galat__pesan {
  margin-top: var(--ruang-3);
  max-width: 46ch;
}

/* Baris bahasa kedua diredupkan satu tingkat: ia terjemahan dari baris di
   atasnya, bukan keterangan tambahan. Namanya sengaja tidak menyebut bahasa —
   kelas ini sudah pernah salah nama sekali ketika bahasa asal halaman ditukar. */
.galat__pesan--kedua {
  margin-top: var(--ruang-1);
  opacity: 0.72;
}

.galat__aksi { margin-top: var(--ruang-5); }

/* ---------- kredensial ---------- */

/* Strip peralihan dari hero hitam ke halaman terang. Garis atas dan
   bawahnya yang membuatnya terbaca sebagai strip, bukan warna latar —
   latarnya sama dengan section di bawahnya. */
.kredensial {
  background: var(--kertas);
  color: var(--hitam);
  padding-block: var(--ruang-3);
  border-bottom: 1px solid var(--garis-terang);
}

.kredensial__pembuka {
  font-family: var(--font-judul);
  font-weight: 600;
  font-size: 1.0625rem;
  letter-spacing: -0.015em;
  max-width: 44ch;
  margin-bottom: var(--ruang-3);
}

.kredensial ul {
  list-style: none;
  margin: 0;
  padding: 0;
  display: grid;
  gap: 0.85rem;
}

.kredensial li {
  font-size: 0.72rem;
  font-weight: 700;
  letter-spacing: 0.07em;
  text-transform: uppercase;
  color: var(--abu);
  display: flex;
  align-items: baseline;
  gap: 0.7rem;
  line-height: 1.5;
}

.kredensial li::before {
  content: "";
  flex: none;
  width: 6px;
  height: 6px;
  transform: rotate(45deg);
  background: var(--nila);
}

@media (min-width: 48rem) {
  .kredensial ul {
    grid-template-columns: repeat(3, 1fr);
    gap: var(--ruang-4);
  }
}

/* ---------- layanan hukum (tiga pilar) ---------- */

/* Tiga butir, bukan grid: masing-masing memuat dua paragraf, dan di dua kolom
   tinggi ketiganya tidak akan pernah sama. Baris bertumpuk dengan garis
   pemisah membuat panjangnya bebas berbeda tanpa merusak apa pun. */
.layanan__daftar {
  list-style: none;
  margin: var(--ruang-5) 0 0;
  padding: 0;
}

.layanan__daftar > li {
  border-top: 1px solid var(--garis-terang);
  padding-block: var(--ruang-4);
  display: grid;
  gap: 0.6rem;
}

.layanan__daftar > li:last-child { border-bottom: 1px solid var(--garis-terang); }

.layanan__nomor {
  font-family: var(--font-isi);
  font-size: 0.66rem;
  font-weight: 700;
  letter-spacing: 0.2em;
  color: var(--nila);
}

.layanan__daftar h3 {
  font-size: clamp(1.25rem, 3vw, 1.5rem);
}

.layanan__daftar p {
  max-width: 64ch;
}

/* Paragraf kedua tiap pilar adalah daftar rincian, bukan kelanjutan argumen —
   karena itu ia diredupkan dan diperkecil, sejajar dengan cara compro
   menaruhnya di bawah kalimat utama. */
.layanan__rincian {
  color: var(--abu);
  font-size: 0.95rem;
}

@media (min-width: 52rem) {
  .layanan__daftar > li {
    grid-template-columns: 4rem 1fr;
    column-gap: var(--ruang-4);
    align-items: start;
  }

  .layanan__nomor { padding-top: 0.45rem; }
  .layanan__daftar h3 { grid-column: 2; }
  .layanan__daftar p { grid-column: 2; }
}

/* ---------- bidang praktik ---------- */

.praktik__grid {
  margin-top: var(--ruang-5);
  display: grid;
  gap: 1px;
  background: var(--garis-terang);
  border: 1px solid var(--garis-terang);
}

@media (min-width: 44rem) {
  .praktik__grid { grid-template-columns: 1fr 1fr; }
}

.kartu {
  background: var(--kertas);
  padding: var(--ruang-4) var(--ruang-3);
  position: relative;
  transition: background-color 0.35s ease;
}

.kartu::before {
  content: "";
  position: absolute;
  left: 0;
  top: 0;
  height: 2px;
  width: 0;
  background: var(--nila);
  transition: width 0.5s cubic-bezier(0.22, 0.7, 0.24, 1);
}

.kartu:hover::before,
.kartu:focus-within::before { width: 100%; }

.kartu:hover { background: var(--putih); }

.kartu h3 {
  font-size: 1.3125rem;
  font-weight: 700;
}

.kartu p {
  margin-top: var(--ruang-2);
  color: var(--abu);
  font-size: 0.97rem;
}

.kartu__nomor {
  display: block;
  font-family: var(--font-isi);
  font-size: 0.66rem;
  font-weight: 700;
  letter-spacing: 0.2em;
  color: var(--nila);
  opacity: 0.6;
  margin-bottom: var(--ruang-2);
}

/* ---------- perkara (bukti) ---------- */

.perkara__daftar {
  list-style: none;
  margin: var(--ruang-5) 0 0;
  padding: 0;
}

.perkara__daftar > li {
  border-top: 1px solid var(--garis-terang);
  padding-block: var(--ruang-4);
  display: grid;
  gap: 0.75rem;
}

.perkara__daftar > li:last-child { border-bottom: 1px solid var(--garis-terang); }

/* Angka besar nila, meniru penomoran "Matter 01" di compro. */
.perkara__nomor {
  font-family: var(--font-judul);
  font-size: 2.25rem;
  font-weight: 700;
  line-height: 1;
  letter-spacing: -0.03em;
  color: var(--nila);
  font-variant-numeric: tabular-nums;
}

.perkara__meta {
  font-family: var(--font-isi);
  font-size: 0.72rem;
  font-weight: 700;
  letter-spacing: 0.15em;
  text-transform: uppercase;
  color: var(--hitam);
  line-height: 1.6;
}

.perkara__isi {
  max-width: 62ch;
  color: var(--abu);
}

@media (min-width: 48rem) {
  .perkara__daftar > li {
    grid-template-columns: 7rem 1fr;
    column-gap: var(--ruang-4);
    row-gap: 0.85rem;
    align-items: start;
  }
  .perkara__nomor { grid-row: span 2; font-size: 3rem; }
}

/* ---------- tentang ---------- */

.tentang__isi {
  margin-top: var(--ruang-4);
  display: grid;
  gap: var(--ruang-4);
}

/* Foto dibatasi tingginya, bukan lebarnya: aslinya potret 2:3, dan di kolom
   sempit ia akan tumbuh setinggi dua layar kalau dibiarkan. */
.tentang__gambar {
  width: 100%;
  max-height: 22rem;
  object-fit: cover;
  object-position: 50% 35%;
  border-radius: var(--lengkung);
}

.tentang__teks {
  display: grid;
  gap: var(--ruang-3);
}

/* Paragraf pembuka memakai huruf isi, bukan huruf judul: Montserrat pada
   panjang kalimat ini terbaca sebagai spanduk, sementara compro pun
   menulis seluruh badan teksnya dengan DM Sans. Yang membedakannya dari
   paragraf biasa adalah ukuran dan bobot, bukan jenis hurufnya. */
.tentang__utama {
  font-family: var(--font-isi);
  font-size: clamp(1.15rem, 3vw, 1.45rem);
  font-weight: 500;
  line-height: 1.5;
  color: var(--hitam);
  max-width: 44ch;
}

.tentang__lanjutan { color: var(--abu); max-width: 60ch; }

@media (min-width: 56rem) {
  .tentang__isi {
    grid-template-columns: 20rem 1fr;
    gap: var(--ruang-5);
    align-items: start;
  }

  .tentang__gambar { max-height: 30rem; }
}

/* ---------- kontak ---------- */

.kontak__pembuka {
  font-family: var(--font-judul);
  font-weight: 600;
  font-size: clamp(1.15rem, 3vw, 1.375rem);
  line-height: 1.4;
  letter-spacing: -0.018em;
  max-width: 34ch;
  margin-top: var(--ruang-3);
}

.kontak__grid {
  margin-top: var(--ruang-5);
  display: grid;
  gap: var(--ruang-4);
}

/* Baris terakhir halaman sebelum footer. Garis atas memisahkannya dari grid
   kontak; rata tengah supaya ia terbaca sebagai penutup, bukan sebagai
   keterangan peta di atasnya. */
.kontak__penutup {
  margin-top: var(--ruang-5);
  padding-top: var(--ruang-4);
  border-top: 1px solid var(--garis-terang);
  font-family: var(--font-judul);
  font-weight: 600;
  font-size: 1.0625rem;
  letter-spacing: -0.015em;
  text-align: center;
}

.kontak__alamat {
  font-style: normal;
  margin-top: var(--ruang-3);
  max-width: 44ch;
  color: var(--abu);
}

.kontak__surel {
  margin-top: var(--ruang-2);
}

.kontak__surel a {
  color: var(--nila);
  text-decoration: none;
  border-bottom: 1px solid var(--garis-terang);
  padding-bottom: 0.15rem;
  transition: border-color 0.25s ease, color 0.25s ease;
}

.kontak__surel a:hover {
  border-color: var(--nila);
  color: var(--nila-pekat);
}

.kontak__tombol { margin-top: var(--ruang-4); }

/* :focus-visible tidak berlaku untuk iframe — fokus berpindah ke dokumen di
   dalamnya, dan peta jadi satu-satunya perhentian keyboard tanpa penanda.
   Diukur di peramban, bukan diasumsikan. */
.kontak__peta:focus {
  outline: 2px solid var(--nila);
  outline-offset: 3px;
}

.kontak__peta {
  width: 100%;
  height: 20rem;
  border: 1px solid var(--garis-terang);
  border-radius: var(--lengkung);
  display: block;
  filter: saturate(0.8);
}

@media (min-width: 56rem) {
  .kontak__grid {
    grid-template-columns: 1fr 1fr;
    gap: var(--ruang-5);
    align-items: start;
  }
  .kontak__peta { height: 25rem; }
}

/* ---------- footer ---------- */

.situs-footer {
  background: var(--hitam);
  color: var(--kabut);
  padding-block: var(--ruang-5);
}

.situs-footer__isi { display: grid; gap: var(--ruang-2); }

/* Kredit perancang. Sengaja kecil dan redup: situs firma hukum menjual
   kemandirian, dan lambang pihak ketiga di footer mengikis kesan itu.
   Nilainya ada pada tautannya, bukan pada ukurannya. */
.situs-footer__kredit {
  /* Membentang seluruh lebar baris sendiri. Tanpa ini ia merebut kolom
     pertama pada grid tiga kolom di bawah, mendorong monogram dan tagline
     keluar dari barisnya. Jarak diatur gap grid, bukan margin. */
  grid-column: 1 / -1;
  font-size: 0.8125rem;
  letter-spacing: 0.02em;
  color: var(--kabut);
}

/* Putih, bukan nila: footer hitam, dan nila di atasnya 1,43:1. Garis
   bawah saat disentuh yang menandainya sebagai tautan, bukan warnanya. */
.situs-footer__kredit a {
  color: var(--putih);
  text-decoration: none;
  border-bottom: 1px solid transparent;
  transition: border-color 0.2s ease;
}

.situs-footer__kredit a:hover,
.situs-footer__kredit a:focus-visible {
  border-bottom-color: var(--putih);
}

.situs-footer__tagline {
  font-family: var(--font-judul);
  font-weight: 700;
  font-size: 1.125rem;
  letter-spacing: -0.015em;
  color: var(--putih);
}

.situs-footer p { margin: 0; font-size: 0.85rem; }

@media (min-width: 48rem) {
  .situs-footer__isi {
    grid-template-columns: auto 1fr auto;
    align-items: center;
    gap: var(--ruang-3);
  }
  .situs-footer__tagline { text-align: right; font-size: 1.25rem; }
}

/* ---------- gerak ----------
   Kelas .gerak dipasang js/main.js. Tanpa JavaScript kelas itu tidak
   pernah ada, sehingga tidak ada satu pun elemen yang tersembunyi. */

.gerak [data-ungkap] {
  opacity: 0;
  transform: translateY(1.5rem);
}

.gerak [data-ungkap].tampil {
  opacity: 1;
  transform: none;
  transition: opacity 0.7s ease, transform 0.7s cubic-bezier(0.22, 0.7, 0.24, 1);
}

.gerak [data-ungkap].tampil:nth-child(2) { transition-delay: 0.07s; }
.gerak [data-ungkap].tampil:nth-child(3) { transition-delay: 0.14s; }
.gerak [data-ungkap].tampil:nth-child(4) { transition-delay: 0.21s; }
.gerak [data-ungkap].tampil:nth-child(5) { transition-delay: 0.28s; }

/* Satu rangkaian saat halaman dibuka — hanya di hero, hanya sekali. */
.gerak .hero__urut > * {
  animation: naik 0.85s cubic-bezier(0.22, 0.7, 0.24, 1) both;
}

.gerak .hero__urut > *:nth-child(1) { animation-delay: 0.05s; }
.gerak .hero__urut > *:nth-child(2) { animation-delay: 0.16s; }
.gerak .hero__urut > *:nth-child(3) { animation-delay: 0.28s; }
.gerak .hero__urut > *:nth-child(4) { animation-delay: 0.4s; }

@keyframes naik {
  from { opacity: 0; transform: translateY(1.75rem); }
  to { opacity: 1; transform: none; }
}

/* Saat dicetak tidak ada gulir, jadi tidak ada yang memicu pengungkapan.
   Tanpa aturan ini halaman tercetak sebagai lembar kosong. */
@media print {
  .gerak [data-ungkap] { opacity: 1; transform: none; }
  .situs-header { display: none; }
}

@media (prefers-reduced-motion: reduce) {
  .gerak [data-ungkap],
  .gerak [data-ungkap].tampil {
    opacity: 1;
    transform: none;
    transition: none;
  }

  .gerak .hero__urut > * { animation: none; }

  /* Sebelumnya di sini ada empat aturan yang menjinakkan pita berjalan
     kedelapan bidang praktik. Pita itu sudah dibuang seluruhnya — kedelapan
     bidang kini daftar diam yang tidak pernah bergerak di lebar mana pun,
     sehingga tidak ada yang perlu dijinakkan lagi. */

  .tombol:hover { transform: none; }

  .menu-utama__garis { transition: none; }
}

/* ---------- penanda tinjau ----------
   Hanya menyala di mode tinjau (?tinjau — lihat pasangModeTinjau() di
   js/main.js), tidak pernah pada kunjungan biasa. Kebijakan proyek
   mengizinkan deploy dengan placeholder masih terpasang; kalau penanda
   ini tanpa syarat, kebijakan itu menghasilkan beranda firma hukum
   bergaris putus-putus oranye. */
html[data-tinjau] [data-placeholder] {
  outline: 2px dashed #E0662E;
  outline-offset: 4px;
}
